oleh

Pemerintah Barut Akan Optimalkan Peranan FPD Untuk Membahas Prioritas Pembangunan

Muara Teweh – Pemerintah  Kabupaten Barito Utara mengoptimalkan peranan Forum Perangkat Daerah (FPD) guna membahas prioritas pembangunan antara perangkat daerah dan pelaku pembangunan.

“FPD ini untuk membahas prioritas pembangunan yang akan memadukan hasil musrenbang kecamatan dan kebijakan pemerintah daerah dalam upaya untuk mencapai visi dan misi Kabupaten Barito Utara,” kata Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam sambutannya dibacakan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra pada pembukaan FPD  di aula BappedaLitbang, Muara Teweh, Senin.

Menurut dia, dalam penyusunan rencana tahunan ini, usulan-usulan prioritas, tidak dibenarkan diluar dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati yang telah dijabarkan kedalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Baca Juga  Pemprov Kalteng Dorong BBPOM Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Obat Dan Makanan

Prioritas tersebut dipertajam melalui kegiatan forum perangkat daerah ini. Melalui kegiatan ini kita harapkan forum ini mampu menghasilkan dan menyepakati prioritas-prioritas kegiatan yang terbaik untuk masyarakat, sesuai dengan aspirasi yang telah disampaikan, atas dasar kebutuhan masyarakat banyak, bukan keinginan semata dan bukan pula hanya untuk kepentingan orang perorang atau selelintir masyarakat,” kata dia.

Wabup mengatakan,dalam rangka menunjang penyusunan rencana pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, diperlukan data perencanaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bukan perencanaan yang hanya dapat dibuat diatas meja saja, tetapi perencanaan yang komprehensif dengan tujuan dan sasaran yang jelas, seperti lokasi, kondisi riilnya, volume atau ukurannya,” tegas dia.

Baca Juga  Legislator Palangka Raya Himbau Masyarakat Jangan Bosan Menerapkan Prokes

Untuk itu, jelasnya lagi, perlu adanya sinkronisasi, harmonisasi program kegiatan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam mendukung pencapaian visi dan misi RPJM Nasional dan RPJMD provinsi Kalteng.

FPD merupakan wahana harmonisasi, sinkronisasi dan sinergitas antar pihak-pihak yang langsung atau tidak langsung mendapatkan manfaat atau dampak dari program dan kegiatan perangkat daerah sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah.

“FPD ini akan membahas rancangan awal RKPD dan rancangan renja perangkat daerah dengan menggunakan prioritas program dan kegiatan yang dihasilkan dari Musrenbang RKPD kabupaten diseluruh kecamatan se-Barito Utara 2020 ini sebagai bahan untuk menyempurnakan rancangan renja perangkat daerah,” ucapnya.

Baca Juga  Perjuangkan Listrik Mengalir Lagi, Warga Surati DPRD Katingan

Dengan demikian saat ini Musrenbang RKPD kabupaten nantinya, sudah dapat menyusun kesepakatan antar pelaku pembangunan tentang rancangan RKPD 2021 dan menyingkronkannya dengan Renja PD dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan daerah kabupaten Barito Utara.

“Setelah selesai FPD ini, diharapkan kita dapat menghasilkan rencana kerja perangkat daerah yang memuat kerangka regulasi dan kerangka anggaran yang dirinci per kecamatan dan sudag dibagi kedalam alokasi APBD Kabupaten Barito Utara tahun 2020,” ujar Wabup. (*/cr5)

Sumber: kalteng.antaranews.com

Komentar

News Feed