oleh

Dinkes Bartim Imbau Warga Waspada DBD

Tamiang Layang – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat melalui 11 Puskesmas, agar mewaspadai potensi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat musim hujan.

“Potensi perkembangan nyamuk aedes aegypti meningkat pada saat musim hujan. Karena itu diperlukan kewaspadaan karena nyamuk tersebut bisa membawa virus penyakit DBD,” kata Kepala Dinkes Bartim, Jimmi WS Hutagalung di Tamiang Layang, Kamis.

DBD merupakan penyakit yang disebabkan virus dengue tipe 1-4. Virus ini ditularkan gigitan nyamuk aedes aegypti dan aedes albopictus, yang sebelumnya terinfeksi virus dengue dari penderita DBD lainnya. Umumnya nyamuk jenis betina yang membawa virusnya.

Baca Juga  Gelar Fasilitasi RKPD dengan Kemendagri, Bappedalitbang: Semakin Banyak Masukan Semakin Bagus untuk Kalteng

Nyamuk DBD betina biasanya menggigit atau menghisap darah manusia untuk mendapatkan protein sebagai bakal telur dan berkembang biak dalam waktu yang tidak begitu lama.

Menurut Jimmi, penyakit DBD bisa menyebabkan penderita meninggal dunia, sama halnya dengan terinfeksi virus COVID-19.

“Untuk itu, seluruh warga diingatkan kembali untuk bisa mencegah secara dini serangan penyakit itu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta disiplin protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19,” kata Jimmi.

Baca Juga  Komir Kalteng Periode 2021-2024 Gelar Sidang Komisi Pertama

Penerapan PHBS dan protokol kesehatan dapat menghindarkan siapa saja dari berbagai ancaman penyakit-penyakit yang mengancam.

Penerapan PHBS dan protokol kesehatan dimulai dari keluarga kecil hingga lingkungan warga, baik dengan melakukan pembersihan lingkungan sekitar tempat tinggal hingga lingkungan permukiman tinggal secara bergotong royong.

Dalam upaya mendisiplinkan masyarakat menerapkan PHBS dan protokol kesehatan, Dinkes Bartim mendorong seluruh puskesmas untuk gencar mengedukasi masyarakat hingga pelosok desa.

Baca Juga  Tradisi Sedekah Laut Pegatan Gaet Ribuan Warga, Dikawal TNI-Polri dan Berpotensi Jadi Wisata Bahari Katingan

Dengan demikian, upaya yang dilaksanakan dapat menghindarkan warga dari ancaman penyakit-penyakit yang mematikan dan dapat merugikan semua pihak.

“Hal ini juga sejalan dengan visi dan misi daerah yakni mewujudkan masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera, serta mewujudkan program nasional yakni Indonesia sehat,” demikian Jimmi.  (*/cr5)

Sumber: kalteng.antaranews.com

Komentar

News Feed