BANJARMASIN – Bandara ini dulunya dikenal dengan sebutan Bandara Panarung, karena berada di kelurahan Panarung, namun diganti dengan nama Tjilik Riwut yang merupakan nama tokoh pahlawan asli Kalimantan Tengah.
Semasa pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Bandara Tjilik Riwut dibangun dengan gedung yang megah.
Bandara antara untuk pemberangkatan dan penjemputan jemaah haji Kalimantan Tengah tampak sangat megah.
Bandara tersebut diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan pengelolaan diserahkan kepada Angkasa Pura II, untuk dikelola secara profesional.
Setiap hari bandara melayani penerbangan Jakarta Surabaya PP hingga ke Yogyakarta.
Bandara ini memiliki M Lounge terletak di terminal penumpang area keberangkatan lantai 2, diresmikan oleh Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail bin Yahya.
Fasilitas Eksekutif lounge ini baru ada di dua bandara di Indonesia, yakni di Bandara Tjilik Riwut dan Bandara Kuala Namu.
Fasilitas lounge di Bandara Tjilik Riwut yakni ruang tunggu umum, untuk menunggu keberangkatan dan ruang pertemuan VIP terbagi dua VIP dan VVIP yang dapat disewa dengan luas ruangan mencapai 250 meter persegi, mampu menampung 120 orang dan fasilitas lainnya.(*/cr5)
Sumber :banjarmasin.tribunnews.com











Komentar