oleh

Demokrat Katingan Turun ke Warga, Bersihkan Masjid dan Lingkungan

KASONGAN – Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Katingan tidak hanya digelar dalam bentuk seremoni. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri. Kegiatan dipusatkan di Masjid Raudhatul Jannah, Desa Tumbang Liting, Kecamatan Katingan Hilir, Jumat, 28 Agustus 2026. Anggota DPRD Katingan dari Partai Demokrat, Karlo, turut memimpin kegiatan bersama warga, pemuda dan pelajar. Sejak kegiatan dimulai, peserta bergotong royong membersihkan halaman dan area sekitar masjid. Sampah yang ditemukan dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam kantong-kantong berukuran besar. Selain membersihkan sampah, peserta juga merapikan rumput yang tumbuh di sekitar halaman masjid menggunakan peralatan pemotong rumput. Penataan tersebut membuat lingkungan tempat ibadah tampak lebih bersih dan tertata.
Baca Juga  SBY Kecewa Dengan Moeldoko Soal Perebutan Pimpinan Ketum Demokrat
Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan. Warga dan peserta lainnya berbagi tugas tanpa membedakan latar belakang, mulai dari mengumpulkan sampah hingga membersihkan bagian halaman yang ditumbuhi rumput. Karlo mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara Demokrat memperingati perjalanan partai yang telah memasuki usia 25 tahun. “Momentum HUT ke-25 Demokrat ini kami isi dengan kegiatan yang sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Karlo. Ia menilai kebersihan fasilitas umum, termasuk rumah ibadah, tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pengelola. Masyarakat juga memiliki peran penting untuk merawat lingkungan di sekitarnya.
Baca Juga  Kuncoro Candrawinata, Pengusaha Kobar Ini Berikan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir
Menurut Karlo, budaya gotong royong perlu terus dipertahankan karena dapat membangun kepedulian sekaligus mempererat hubungan antarwarga. “Masjid merupakan tempat ibadah yang digunakan bersama. Menjaga kebersihannya tentu menjadi tanggung jawab kita semua. Kalau masyarakat bergerak bersama, lingkungan akan menjadi lebih nyaman,” katanya. Keterlibatan pemuda dan pelajar juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Karlo berharap generasi muda terbiasa mengambil bagian dalam aktivitas sosial yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan. “Anak-anak muda harus diberi ruang untuk terlibat. Dari kegiatan seperti ini mereka belajar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas orang lain, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya. Gerakan tersebut tidak berhenti pada aktivitas membersihkan halaman. Karlo berharap hasil gotong royong dapat dipertahankan sehingga kebersihan masjid dan lingkungan sekitarnya menjadi kebiasaan, bukan hanya terlihat ketika ada kegiatan.
Baca Juga  Puluhan Warga Desa Baboal Baboti Geruduk Mapolres Kobar, Tuntut Hal Berikut
“Yang paling penting bukan hanya bersih pada saat kegiatan. Setelah ini bagaimana kebersihan tersebut bisa dijaga bersama. Kami berharap masyarakat terus mempertahankan semangat gotong royong ini,” kata Karlo. Bagi Partai Demokrat, kegiatan di Tumbang Liting menjadi bagian dari upaya mengisi peringatan HUT ke-25 dengan aktivitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Gerakan Langit Biru Indonesia Asri sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan sosial di tingkat lingkungan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap kebersihan, sekaligus menjaga tradisi gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. (Kawit)

News Feed