oleh

Kuncoro Candra Winata, Ketekunan dan Kebaikan Menuntun Jalan Usaha

PANGKALAN BUN – Perjalanan membangun usaha kerap tidak berlangsung di ruang gemerlap. Ia tumbuh dalam sunyi, ditempa oleh ketekunan, kegagalan, dan keyakinan untuk terus melangkah. Bagi sebagian pelaku usaha, keberhasilan bukanlah hasil instan, melainkan akumulasi dari sikap konsisten dan niat baik terhadap sesama, Senin (13/4).

Hal itu tergambar dari kisah seorang pengusaha rendah hati, Kuncoro Candra Winata, yang menapaki usahanya dari titik sederhana. Ia mengaku, masa-masa sulit justru menjadi guru paling berharga dalam membentuk cara pandangnya terhadap bisnis dan kehidupan.

Menurut dia, ketekunan adalah fondasi utama yang tidak bisa ditawar. Dalam kondisi usaha yang naik turun, hanya mereka yang bertahan dan terus bekerja yang mampu melewati fase terberat.

“Sering kali bukan soal besar kecilnya usaha, tapi seberapa kuat kita bertahan,” ujarnya.

Namun perjuangan itu, kata dia, tidak berdiri sendiri. Ada nilai lain yang diam-diam menguatkan langkah, yakni kepedulian terhadap sesama. Ia percaya, membantu orang lain dan menjaga hubungan baik bukan sekadar sikap sosial, melainkan bagian dari perjalanan usaha itu sendiri.

Baca Juga  Krakatau Steel Masih Ketergantungan Impor, Mukhtarudin: Benahi Sektor Hulu

Di tengah tekanan dan persaingan, ia memilih untuk tidak meninggalkan prinsip tersebut. “Keberhasilan yang sejati adalah ketika usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan nilai kemanusiaan,” ungkap Kuncoro.

Perjalanan itu tidak selalu mulus. Ada fase ketika usaha terasa berat, keputusan harus diambil dalam ketidakpastian, dan hasil tidak langsung terlihat. Namun justru dari situ, keteguhan diuji.

Baca Juga  Kurangi Resiko Kerusakan Lingkungan, Pelaku Usaha Wajib Miliki UKL-UPL

Kini, ia memandang bahwa setiap proses yang dilalui memiliki perannya masing-masing. Ketekunan menjaga langkah tetap stabil, sementara kebaikan membuka jalan yang tak selalu terlihat.

Di balik capaian yang ada, tersimpan perjalanan panjang yang tidak banyak diketahui. Sebuah pengingat bahwa usaha yang bertahan bukan hanya soal strategi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menjaga niat dan sikapnya sejak awal. (Yus/And)

News Feed