oleh

Pengurus Perempuan ICMI Kalteng Segera Dilantik, Dorong Pemberdayaan Berbasis Ilmu

PALANGKA RAYA – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalimantan Tengah akan menggelar kegiatan penting pada Minggu, 20 Juli 2025 mendatang. Acara bertajuk Silaturahmi Kerja Wilayah (SILAKWIL) ini akan dirangkai dengan pelantikan Pengurus Perempuan ICMI Kalteng yang baru.

Acara tersebut akan berlangsung di Hotel Aurila, Palangka Raya, dengan mengusung tema “Mengokohkan Peran Cendekiawan Muslim Menuju Kalteng Semakin Berkah”.

Tak hanya sekadar seremoni, pelantikan ini juga menjadi langkah awal keterlibatan aktif perempuan cendekia dalam pembangunan daerah. Perempuan ICMI Kalteng hadir membawa misi besar yang akan menjadi bagian dari solusi bagi persoalan sosial di Kalimantan Tengah.

Baca Juga  Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Kalteng Sediakan Beras Murah untuk Masyarakat Seruyan

Ketua Perempuan ICMI Kalteng, Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag, menyampaikan bahwa fokus utama mereka adalah penguatan kapasitas perempuan. Tiga isu utama yang akan diangkat yakni pengembangan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu, serta advokasi kebijakan.

“Kami datang bukan sebagai pelengkap. Kami hadir sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah,” jelas Hamdanah, Jumat (18/7/2025).

Rangkaian program kerja yang disiapkan pun cukup beragam. Di antaranya diskusi ilmiah, pelatihan kepemimpinan dan kewirausahaan perempuan berbasis digital, mentoring untuk perempuan muda Muslim, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca Juga  Fairid Naparin Sediakan Layanan Alphard Gratis untuk Keperluan Resepsi Warga Palangka Raya

“Kami ingin membentuk ekosistem pemikiran perempuan yang independen, progresif, dan solutif,” ujar Hamdanah.

Sekretaris Perempuan ICMI Kalteng, Dr. Muslimah, M.Pd.I, menambahkan bahwa pelantikan ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Perempuan ICMI, Dr. Welya Safitri, M.Si, dan Ketua Bidang Politik DPP Perempuan ICMI, Noor Aljanna Fitri Gayo.

Menurut Muslimah, kehadiran pimpinan pusat menjadi pengakuan atas kontribusi perempuan cendekia dari daerah. “Ini bukan hanya soal struktur, tapi bentuk afirmasi bahwa Kalteng punya peran penting dalam gerakan perempuan cendekia nasional,” katanya.

Baca Juga  Korsleting Aki Diduga Jadi Penyebab Mobil Feroza Terbakar di Desa Bumi Harjo

Perempuan ICMI Kalteng menegaskan bahwa pendekatan mereka berbeda dari organisasi perempuan pada umumnya. Tak hanya bergerak di ranah sosial, mereka juga fokus pada riset, data, dan rekomendasi kebijakan.

“Kami ingin menyelaraskan kerja organisasi dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin dan semangat keindonesiaan,” pungkas Hamdanah. (And)

News Feed