oleh

Legislator Gumas Minta Satgas COVID Awasi Ketat Acara Pernikahan

Kuala Kurun – Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah Rayaniatie Djangkan meminta Satgas Covid-19 di daerah itu agar mengawasi secara ketat setiap acara pernikahan.

Sebab, masih ada segelintir orang di Gumas yang melaksanakan acara pernikahan namun tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diimbau oleh pemerintah, kata Rayaniatie saat dihubungi dari Kuala Kurun, Rabu.

“Misalnya untuk acara pernikahan saya lihat masih ada panggung hiburan dengan musik yang membuat tamu undangan berjoget. Itu disiarkan secara langsung di media sosial seperti Facebook atau dijadikan status WhatsApp,” ucapnya.

Baca Juga  Ini yang Dilakukan Kabinda Kalteng untuk Warga Terdampak Banjir

Wakil rakyat dari daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya dan Kurun ini menyebut, tamu undangan yang berjoget tadi tidak lagi memperhatikan protokol kesehatan.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku prihatin melihat tamu undangan yang berjoget dan mengabaikan protokol kesehatan, karena hal itu sangat berisiko menimbulkan munculnya klaster baru COVID-19.

Oleh sebab itu, dia meminta kepada Satgas COVID-19, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga desa/kelurahan, agar mengawasi acara pernikahan dan memastikan acara tersebut berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga  Kendala dan Capaian Daerah Se-Kalteng Disinergikan dalam Fasilitasi Rancangan Akhir RKPD 2023

“Satgas Covid-19 harus tegas menindak siapa saja yang melanggar protokol kesehatan, demi kebaikan bersama. Jika perlu berlakukan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan,” kata dia.

Lebih lanjut, dia juga mengimbau masyarakat agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.

Baca Juga  Jelang Keberangkatan PON, Cluster Mimika Official KONI Jalani Swab PCR

Menurut dia, kedisiplinan seluruh pihak dalam menerapkan protokol kesehatan merupakan hal yang sangat penting, guna memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus yang pertama kali muncul di Negeri Tirai Bambu China tersebut.

“Jika kasus positif Covid-19 terus bertambah, pemerintah tidak bisa fokus pada pembangunan karena hanya disibukkan mengurus COVID-19. Akibatnya masyarakat sendiri yang akan dirugikan. Jadi ayo kita selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan,” demikian Rayaniatie. (*/cr5)

Sumber: kalteng.antaranews.com

Komentar

News Feed