oleh

Diduga Selewengkan DD Rp 800 Juta, Mantan Pj Kades Kerabu Ditahan Kejari Kobar

PANGKALAN BUN – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat resmi meningkatkan status dugaan kasus penyalahgunaan dana desa (DD) di Desa Kerabu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) ke penyidikan.

“Iya benar, kasusnya sudah naik di tingkat penyidikan. Dengan tersangka mantan Pj Kades Kerabu tahun 2018 – 2019 berinisial W (52 tahun),” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kobar Dandeni Herdiana saat diwawancarai intimnews.com (group siberindo.co), Senin (19/7/2021), sore.

Dandeni Herdiana menerangkan, tersangka diduga kuat telah menyalahgunakan sejumlah anggaran dana desa pada tahun 2018 – 2019 ini. Hasil perhitungan jaksa bersama Inspektorat Daerah Kabupaten Kobar mencapai Rp 800 juta.

BACA JUGA:  'Genshin Impact' Akan Hadir Di Playstation 5

“Kita sudah lakukan ekspose bersama Inspektorat. Taksiran nilai kerugian mencapai Rp 800 jutaan,” ujar Dandeni Herdiana.

Hari ini dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan anggaran DD Kerabu Kecamatan Aruta ini merupakan penyidikan. “Sudah kita mulai semenjak kurang lebih 2 bulan yang lalu,” kata Dandeni Herdiana.

“Hari ini kita tetapkan menjadi tersangka dan yang bersangkutan kita kenakan penahanan di rutan yang kita titipkan di rutan Polres Kotawaringin Barat,” terang Dandeni Herdiana.

BACA JUGA:  Dewa Kipas Akui Kehebatan Permainan WGM Irene Kharisma

Lanjut Dandeni Herdiana, kejadian ini saat menjabat Pj Kades Kerabu tahun 2018 – 2019, Tersangka diduga menyelewengkan sekitar Rp 800 juta. Sebagian besar itu pembangunan fisik yang kurang dari anggaran yang dikeluarkan bentuk fisiknya, ada juga bangunan jalan, dan segala macam ternyata banyak kerjaan itu kurang dari angka yang dikeluarkan.

“Pasal yang dikenakan pasal 2 atau pasal 3 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan undang-undang tahun nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan undang-undang nomor 3 1995 maksimal 20 tahun penjara”, terang Dandeni Herdiana.

BACA JUGA:  Dinilai Kinerja Baik, Sugianto-Edy Ditarget Menang 80 Persen di Seruyan

Kita berikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk mencari penasehat hukum, ada 13 saksi yang kita mintai keterangan, untuk barang bukti yang kita amankan berupa dokumen – dokumen, mudah-mudahan ada itikat baik dari yang bersangkutan untuk mengembalikan kerugian uang negara tersebut, Pungkasnya. (Yus)

Komentar

News Feed